Mail: gpmb_2001@yahoo.co.id



REPUBLIK INDONESIA DI SIMPANG JALAN

Antara Negara Kesatuan dan Negara Federal

 

         Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang dibangun dari gugusan pulau pulau yang merupakan untaian zamrud katulistiwa adalah anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang tak ternilai harganya .

 

          Untuk kebersamaan dalam mewujudkan cita-cita bersama membangun pemerintahan negara yang berdaulat diantara negara-negara di dunia, dan untuk mengatur tatanan suatu pemerintahan yang bisa melindungi dan mensejahterakan penduduknya dalam membangun masyarakat sejahtera adil dan makmur.

 

          Para Pendiri Negara kesatuan Republik Indonesia seiring dengan waktu yang telah menghantarkan wajah Indonesia hingga kini, telah berulang kali memperbaiki sistem ketatanegaraan sebagi acuan yang paling sesuai dengan tuntutan zaman dalam mengatur dan menjalankan roda pemerintahan.

 

          Benturan politik dan kepentingan kelompok sebagai riak-riak kehidupan bernegara telah mempengaruhi pemikiran sebagian para elit politik untuk menyampaikan gagasan tentang bentuk negara federal, yang diterima oleh beberapa kalangan masyarakat ada yang pro dan kontra dan sebagian lagi masih mengkaji lebih jauh lagi, relevankah membentuk suatu negara yang bersifat federal ( federalistis), tentang bentuk pemerintahan federalisme yaitu paham yang menganjurkan pembagian negara atas bagian-bagian yang berotonomi penuh mengenai urusan dalam negeri.

 

          Negara Federalis seperti Amerika Serikat dan Republik Federasi Jerman, merupakan negara yang menganut paham Federasi yang membentuk ketatanegaraan dengan sistem Federal.

 

          Federasi merupakan gabungan beberapa perhimpunan yang   bekerja sama dan seakan-akan merupakan satu badan, tetapi masing-masing perhimpunan tetap berdiri sendiri.

 

          Politik gabungan beberapa negara bagian yang dikoordinasi oleh pemerintah pusat yang mengurus hal-hal mengenai kepentingan nasional seluruhnya, seperti keuangan, urusan luar negeri dan pertahanan merupakan konsep dasar dari sistem pemerintahan negara federal.

 

          Federal : suatu negara berpemerintahan sipil yang beberapa negara bagian membentuk kesatuan dan setiap negara bagian memiliki kebebasan dalam mengurus persoalan di dalam negerinya.

 

          Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dibangun dari gugusan kepulauan dan beraneka suku dan budaya, terlahir dan menjilma menjadi negara besar dan diperhitungkan di percaturan internasional, bangkit karena senasib dan sependeritaan yang lama dibawah cengkeraman penindasan bangsa-bangsa kolonial yang berkepentingan dengan negeri ini karena hasil bumi dan kekayaan yang terkandung di perut bumi juga letak geografisnya yang memang strategis di jalur lintas dunia.

         

          Sebagai Federalis, Negara Amerika Serikat dan Republik Federasi Jerman memang sesuai dan tepat, karena faktor historis, geografis dan etnis yang mayoritas sama budayanya juga strata masyarakatnya.

 

          Geografis Negara Republik Indonesia yang terdiri dari gugusan pulau-pulau dan terdiri dari aneka ragam suku, ras, agama dan budaya juga strata pendidikan yang masih timpang, sulit untuk diterapkan sistem negara federal.

 

          Sejarah telah membuktikan sistem lain diluar negara kesatuan, yaitu Negara Republik Indonesia Serikat, yang tidak berumur panjang karena ternyata banyak kelemahan disana sini.

 

 

 

          Konsekwensi dari negara kesatuan yang terdiri dari berbagai unsur suku, ras, agama dan budaya memang rentan terhadap pembrontakan dan separatis yang selama ini sering terjadi di Republik Indonesia, namun sebagai perekat bangsa yang paling sesuai adalah bentuk negara kesatuan, yang perlu dibenahi mungkin pengaturan Daerah Tingkat I Propinsi-propinsi di seluruh Indonesia dengan mempertimbangkan karakteristik dari masing masing daerah.

 

          Sistem pemerintahan yang sentaralistik beralih ke desentralistik dengan sistem otonomi yang luas namun tetap dalam kerangka negara kesatuan, merupakan jawaban yang paling   tepat untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia di saat ini dan masa masa yang akan datang.


Pemutakhiran

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya 28A Kotak Pos 3624
Jakarta 10002 - Indonesia

Jam Layanan

Senin - Jumat : 09.00 - 15.00 (WIB)

Kontak Kami

(021) 929 209 79
(021) 392 7919; (021) 319 084 79 (fax)
info@perpusnas.go.id

Pernyataan Privasi | Ketentuan Penggunaan©2015 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia