Mail: gpmb_2001@yahoo.co.id



MARI MEMBANGUN BANGSA LEWAT GEMAR MEMBACA

Kemajuan suatu bangsa dan Negara bisa dilihat dari kemajuan perpustakaan dan budaya membaca rakyatnya. Sebagai contoh bangsa China memiliki budaya literasi untuk melestarikan ajaran dan budaya leluhurnya sehingga ilmu pengetahuan berkembang pesat dan China memiliki budaya dan ilmu pengetahuan tertua didunia. Jepang pada dekade 1940 an mampu mebusungkan dada diatara bangsa – bangsa yang berebut pengaruh di kawasan Asia Raya, keamajuan teknologinya sejajar dengan bangsa-bangsa Eropa yang menguasai wilayah di beberapa belahan bumi dalam mencari rempah-rempah dan tambang, sehingga menimbulkan koloni-koloni kekuasaan di beberapa negara-negara kawasan asia tenggara dan sekitarnya. Jepang yang sudah maju dalam bidang literasi berbasis budaya lokalnya mampu membuat perpustakaan-perpustakaan yang menunjang kemajuan dan kertahanan budaya Jepang. Sehingga Jepang disegani dikawasan Asia.

Negara Singapura tetangga kita terdekat yang umur negaranya relatif muda dari pada Indonesia, mampu menyaingi kemajuan di segala bidang ilmu pengetahuan dan teknologinya dengan negara-negara sekitarnya, hal ini tidak terlepas dari pembangunan dan penyediaan perpustakaan yang tersebar hampir seluruh wilayah Negara ini. Perpustakaan sebagai penunjang utama dan pemacu kemajuan dunia pendidikan.

Jadi kemajuan suatu bangsa bisa dilihat dari aktivitas rakyatnya yang gemar membaca, karena aktivitas ini bisa berdampak terhadap sumber daya manusianya; antara lain:

a.    Berdampak pada kemampuan berpikir
Ibarat batu kalau sering digosok akan menimbulkan kemilau dan cahaya, kalaulah besi semakin diasah semakin tajam. Bacalah buku apa saja pilihlah yang anda suka, maka otak akan banyak merekam sesuai dengan banyak nya bacaan yang anda baca. Menurut para ahli, keuntungan dari membaca buku dapat memberikan dampak yang menyenangkan bagi otak kita. Membaca juga membantu meningkatkan keahlian kognitif dan meningkatkan perbendaharaan kosakata.

b.    Berdampak meningkatnya pemahaman
Kebiasaan membaca oleh siswa maupun mahasiswa. Di mana membaca dapat meningkatkan pemahaman dan memori otak, yang semula tidak mereka mengerti menjadi lebih jelas setalah membaca. Logika sederhana saja, tidak mungkin siswa atau mahasiswa memahami materi pelajaran/kuliah kalau mereka tidak membaca. Dari sini jelas bahwa membaca sangat berperan dalam membantu seseorang untuk meningkatkan pemahamannya terhadap suatu bahan/materi yang dipelajari.

c.    Berdampak Menambah wawasan dan ilmu pengetahuan Manfaat yang satu ini mungkin sudah sering kita dengar semenjak kita masih kecil. Kita pasti ingat berapa kali guru-guru kita mengingatkan bahwa membaca adalah satu sarana untuk membuka cakrawala dunia. Dengan memiliki banyak wawasan dan ilmu pengetahuan, kita akan lebih percaya diri dalam menatap dunia. Mampu menyesuaikan diri dalam berbagai pergaulan dan tetap bisa servive dalam menghadapi gejolak zaman.

d.    Berdampak  Mengasah kemampuan menulis Selain menambah wawasan dan ilmu pengetahuan, memebaca juga bisa mengasah kemampuan menulis Anda. Selain karena wawasan Anda untuk bahan menulis semakin luas, Anda juga bisa mempelajari gaya-gaya menulis orang lain dengan membaca tulisannya. Lewat membaca Anda bisa mendapatkan kekayaan ide yang melimpah untuk menulis.

e.    Berdampak kemampuan berbicara di depan umum Membaca adalah aktivitas yang akan membuka cakrawala dan pengatahuan anda terhadap dunia. Terbatasnya jangkauan diri kita terhadap peristiwa-peristiwa di dunia, hanya bisa dijangkau dengan membaca. Selain mendapatkan informasi tentang berbagai peristiwa, membaca juga mampu meningkatkan pola pikir, kreativitas dan kemampuan verbal, karena membaca akan memperkaya kosa kata dan kekuatan kata-kata. Meningkatnya pola pikir, kreativitas dan kemampuan verbal akan sangat mendukung dalam meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum.

Hal hal tersebut diatas merupakan dampak dari kegemaran dan kebiasaan membaca sehingga meningkatkan konsentrasi orang yang suka membaca akan memiliki otak yang lebih konsentrasi dan fokus. Karena fokus ini, pembaca akan memiliki kemampuan untuk memiliki perhatian penuh dan praktis dalam kehidupan. Ini juga mengembangkan keterampilan objektivitas dan pengambilan keputusan.

Membaca benar-benar dapat langsung meningkatkan daya ikat otak. Ketika membaca, otak akan dirangsang dan stimulasi (rangsangan) secara teratur dapat membantu mencegah gangguan pada otak termasuk Penelitian telah menunjukkan bahwa latihan otak seperti membaca buku atau majalah, bermain teka-teki silang, Sudoku, dan lain-lain dapat menunda atau mencegah kehilangan memori. Menurut para peneliti, kegiatan ini merangsang sel-sel otak dapat terhubung dan tumbuh.

Dengan Membaca sesorang menjadi cerdas dan berpengaruh pada kepribadian dan kemampuan nya untuk berinteraksi sehingga menjadikan manusia yang siap menjadi inti dari kemajuan bangsa dan negaranya. Dengan gemar membaca menjadi gerbang utama kemajuan sebuah negara karena rakyatnay maju dan cerdas.

oleh: Priyo Sularso



disarikan dari berbagai sumber


Pemutakhiran

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya 28A Kotak Pos 3624
Jakarta 10002 - Indonesia

Jam Layanan

Senin - Jumat : 09.00 - 15.00 (WIB)

Kontak Kami

(021) 929 209 79
(021) 392 7919; (021) 319 084 79 (fax)
info@perpusnas.go.id

Pernyataan Privasi | Ketentuan Penggunaan©2015 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia