Mail: gpmb_2001@yahoo.co.id



Ketua Umum GPMB Memberikan Arahan Pada RAKORNAS GPMB Tahun 2013

Ketua Umum GPMB Memberikan ArahanPada RAKORNAS GPMB Tahun 2013

Jakarta, Selasa 24 September 2013 bertempat di Hotel Lumire di Jalan Senen Raya Jakarta Pusat,
dalam arahannya Bambang Supriyo Utomo selaku Ketua Umum GPMB memberikan kilas balik historis organisasi ini, bahwa GPMB adalah organisasi sosial kemasyarakatan di bidang pembangunan minat dan pembudayaan kegemaran membaca masyarakat Indonesia melalui pendayagunaan perpustakaan.Organisasi ini di dirikan di Istana Bogor pada tanggal 25 Oktober 2001 dengan Pemrakarsa dan Pendukung Utama yaitu: Perpustakaan Nasional RI, Kementrian Pendidikan Nasional, Kementrian Agama,Kementrian Dalam Negeri,
dan beberapa asosiasi seperti: IPI, GATBI, dan IKAPI.

Ketua Umum GPMB terpilih pada MUNAS Ke IV di Hotel Aston Soll Marina, di Pangkal Pinang Provinsi Bangka Belitung pada tanggal 14-17 November 2011. Periode Kepengurusan GPMB selama 4 tahun, sedangkan periode sebelumnya hanya 3 tahun saja. Kepengurusan PP GPMB telah berjalan di tiga periode: Periode pertama di pimpin oleh Bapak Drs. Rachmat Natadjumena, MA.; Periode kedua dipimpin oleh Ibu Hj. Suprihati, SH, MBA.; sedangkan periode ketiga dipimpin oleh  Bapak Drs. Bambang Supriyo Utomo, MLib.
saat awal berdirinya GPMB lebih diwarnai nuansa sebagai Forum Komunikasi dan Silaturohmi (Paguyuban) antar Pengelola Lembaga Perpustakaan dengan Para Pecinta Buku, Penyedia Buku, Pendidik dan Pemuka Masyarakat Peduli Minat Baca (dan budaya kegemaran) Membaca dan Pendayagunaan Perpustakaan. Kegiatan organisasi GPMB lebih bernuansa Sentral sehingga kurang dikenal dan kurang berkembang
ditingkat daerah.

Seiring berjalannya waktu dan lahirnya Undang-Undang No. 43 tahun 2007, Bab XIII Pasal 48 - Pasal 51 tentang \\\"Pembudayaan Kegemaran Membaca\\\", Organisasi GPMB mulai dilirik, ditengok dan dibicarakan sehingga diminati oleh banyak orang.Hal ini berdampak pada desentralisasi sehingga banyak daerah mulai mengusulkan pembentukan pengurus di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.Meskipun terlihat masih tampak nuansa kental sebagai formalitas, mencari status dan citra, belum kearah kinerja
dan misi organisasi.

Sesuai dengan Kebijakan Nasional (Buku II RPJMN 2010-2014) bahwa pembangunan perpustakaan diarahkan pada Peningkatan Minat baca dab Budaya Gemar Membaca Masyarakat.
Strategi yang di tempuh meliputi : (1) Penyelenggaraan dan Pengelolaan Perpustakaan sebagai Sarana Pembelajaran Sepanjang Hayat bagi Masyarakat; (2) Revitalisasi Perpustakaan; (3) Peningkatan Ketersediaan Layanan Perpustakaan Secara Merata; (4) Peningkatan Kualitas dan Keberagaman Koleksi Perpustakaan; (5) Peningkatan Promosi Gemar Membaca dan Pemanfaatan Perpustakaan; dan (6) Peningkatan Kompetensi dan Profesionalitas Tenaga  Perpustakaan”.

UNDANG-UNDANG NOMOR 43 TAHUN 2007 BAB XIII, Pembudayaan kegemaran membaca dilakukan melalui gerakan nasional gemar membaca. Gerakan nasional gemar membaca  dilaksanakan oleh pemerintah dan pemerintah daerah dengan melibatkan seluruh masyarakat. Pembudayaan kegemaran membaca pada masyarakat dilakukan melalui penyediaan sarana perpustakaan di tempat-tempat umum yang mudah dijangkau, murah, dan bermutu. Satuan pendidikan membina pembudayaan kegemaran membaca peserta didik dengan memanfaatkan perpustakaan.

UNDANG-UNDANG NOMOR 43 …….. Perpustakaan wajib mendukung dan memasyarakatkan gerakan nasional gemar membaca Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat mendorong tumbuhnya taman bacaan masyarakat dan rumah baca untuk menunjang pembudayaan kegemaran membaca.
Pemerintah dan pemerintah daerah memfasilitasi dan mendorong pembudayaan kegemaran membaca
Pemerintah dan pemerintah daerah memberikan penghargaan kepada masyarakat yang berhasil melakukan gerakan pembudayaan gemar membaca. INGAT : Pasal 7  dan 8  Pemerintah, pemerintah provinsi, pemerintah kab/kota  berkewajiban menggalakkan promosi gemar membaca dengan memanfaatkan
Perpustakaan  (diperkuat PP  38  th 2007 : Perpustakaan Urusan Wajib (daerah)


Organisasi Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca: POSISI ORGANISASI GPMB SEBAGAI  MITRA (PARTNER) KERJA PERPUSTAKAAN NASIONAL RI, PERPUSTAKAAN PROVINSI, PERPUSTAKAAN UMUM DALAM MENGGERAKKAN DAN MEMBINA MASYARAKAT  AGAR GEMAR MEMBACA DAN BERKUNJUNG KE PERPUSTAKAAN SEBAGAI INTERFACE (JEMBATAN/KONEKTOR) KOMUNIKASI ANTARA KEPENTINGAN MASYARAKAT DAN KEPENTINGAN PEMERINTAH (di bidang Perpustakaan dan Pencerdasan bangsa)

ANGGARAN DASAR dan ANGGARAN RUMAH TANGGA GPMB Hasil Munas GPMB Ke-4  di Kota Pangkal Pinang Provinsi Babel tahun 2011 (tanggal 15 November 2011) Judul : “Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB)” Tahun 2011 – 2015 Buku AD/ART ini dilengkapi Program Kerja PP GPMB tahun 2011-2015, dan Susunan Pengurus GPMB Pusat

STRUKTUR ORGANISASI GPMB

GPMB Pusat  di Ibukota Negara
GPMB Daerah Provinsi di Ibukota Provinsi
GPMB Daerah Kabupaten/Kota di Ibukota Kabupaten /Kota
GPMB Kecamatan di Ibukota Kecamatan
GPMB Desa/Kelurahan di Ibukota  Desa/Kelurahan, atau
dengan nama lainnya (perlu diredefinisi)


BADAN PEMBINA GPMB PUSAT

KETUA    :  Kepala Perpustakaan Nasional RI
ANGGOTA    :  (Perwakilan dari)
Kementerian Koordinasi Kesejahteraan Rakyat
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Kementerian  Dalam Negeri
Kementerian Agama
SIKIP (Solidaritas Isteri Kabinet Indonesia Bersatu)
Sekretaris Utama Perpusnas
Deputi Perpusnas


SUSUNAN PENGURUS PUSAT
Ketua Umum    :  Drs  H Bambang Supriyo Utomo MLib
Ketua I        :  Drs  Firdaus Umar (GATBI)
Ketua II        :  Drs  M. Syarif Bando  MM (Perpusnas)
Sekretaris Umum :  Ribinson  Rusdi  SH, MH (IKAPI)
Sekretaris  I    :   Dra  Retno Hermawati  MM(Perpusnas)
Sekretaris II    :   Agus Joko Suroso  SE (Perpusnas)
Bendahara    :   Hj  Ida Maryam BA (Yastika)
Biro dan Bidang :
Biro Organisasi dan Keanggotaan  (terdiri 2 Bidang : Organisasi, dan Keanggotaan)
Biro Humas, Publikasi, dan Dokumentasi
Biro Pendidikan, Pelatihan, dan Promosi (terdiri 2 Bidang : Masyarakat Sekolah, dan Masyarakat Umum)
Biro  Usaha Dana dan Umum
Biro Kerjasama Pengembangan dan Pengkajian Gemar Membaca

Sekretariat

PROGRAM NASIONAL GPMB TAHUN 2011-2015 (BERDASARKAN HASIL/AMANAT MUNAS BABEL 2011)
1.   Konsolidasi Organisasi
2.   Pendataan Keanggotaan GPMB (perorangan, lembaga)
3.   Bekerjasama/berkoordinasi dengan Instansi terkait  dalam :
pemberdayaan dan pengembangan TBM
pembentukan perpustakaan percontohan (Kab/Kota, Kecamatan dan/atau Desa/Kel)
membentuk kelompok membaca untuk semua tingkatan usia
pendirian toko buku tingkat kecamatan dan /atau keliling
pembuatan jaringan kerja pengembangan minat baca
4. Menjalin mitra kerja dengan organisasi sosial, organisasi profesi,  dan LSM


KEBIJAKAN PROGRAM PENGURUS PUSAT GPMB
MEREVITALISASI  ORGANISASI  YANG ADA (Meremajakan/memperbarui kepengurusan, )
Mengembangkan dan Meningkatkan Jumlah Organisasi GPMB di daerah (dengan prioritas Provinsi, Kab/Kota) hingga minimal 50% pada tahun 2016 ---- amanat Ketua Badan Pembina PP GPMB/Kepala Perpustakaan Nasional RI Melakukan Kegiatan Kerjasama dengan Instansi Terkait dan/atau organisasi lain (a.l. Perpusnas,  Kemendikbud, Perpusda/Perpustakaan Umum,  YASTIKA,  PD  GPMB,  Perusahaan swasta)
Mengadakan Bimbingan Teknis  dan , Kampanye Nasional
Menyelenggarakan Study Banding Ke Luar Negeri
Meningkatkan promosi  melalui berbagai media (media cetak, media elektronik, web - online, brosur, dan majalah GERBANG : Majalah GPMB)

REALISASI PROGRAM
Program Kerjasama a.l:
Perpusnas,  :
Talk Show Duta Baca Indonesia  dan Pelantikan PD GPMB  (Kab Banyuasin - Sumsel, Kota Magelang –Jateng,  Kota Pekalongan – Jateng, Kota Palembang – Sumsel, Kota Banjar Baru – Kalsel)   
Kegiatan Lain : Sekretariat PP GPMB, Seminar Nasional Pembudayaah Kegemaran Membaca dan Rakornas GPMB Tahun 2012 dan Tahun 2013,
Yastika : Kursus/Bimtek Mendongeng dan Menulis   tahun 2012 dan  tahun 2013 (Nov)
PD GPMB DKI : Penyelenggaraan Seminar  Nasional di Jakarta tahun 2013
PD IPI DKI Jakarta :  Paparan di  Seminar  Perpustakaan dan  Minat Baca (untuk guru, kepala sekolah dan peminat se Jabodetabek)
Studi Banding :  Ke Shanghai Cina, bekerjasama dengan Yayasan Bhakti Pustaka Tahun 2013,  ke Korea Selatan  Sept Tahun 2013.

REALISASI PRO ….. (lanjutan)
Jumlah Organisasi GPMB:
Jumlah   Kepengurusan Daerah   37  (atau 7 % dari  533 daerah),  terdiri atas  :  Provinsi  17 daerah , Kab/Kota  20 daerah
Pengurus  daerah sebelum akhir tahun  2011 sebanyak  26 daerah,  dan belum  semuanya  memperbaruhi  (kecuali  DIY)
Tambahan Pengurus daerah  mulai awal tahun 2012 sebanyak  11 daerah baru + 1 pembaruan (meningkat 42,3 %)

Komposisi Kepengurusan :
Ketua PD  GPMB berasal dari komunitas perpustakaan  < 5 orang  ( < 25 %), birokrasi non perpustakaan < 12 orang (< 50%),  masyarakat  > 5 orang (25%)


Daftar PD GPMB seluruh Indonesia
TAHUN 2006-2010
PROVINSI:
Sumatera Utara
Jawa Barat
Kepulauan Bangka Belitung
Maluku
DI Yogyakarta
Jambi
Sulawesi Selatan

Yang tdk ada SK/ tdk terdeteksi:

Riau
Banten
Jawa Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Timur
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Sulawesi Barat


Daftar PD GPMB seluruh Indonesia
TAHUN 2006-2010
KABUPATEN/ KOTA:
Kota Bandung  (Prov. Jabar)
Kabupaten Ciamis  (Prov. Jabar)
Kabupaten Siak  (Prov. Riau)
Kabupaten Bengkalis  (Prov. Riau)

Yang tdk ada SK/ tdk terdeteksi:

Kab. Takalar (Prov. Sulawesi Selatan)
Kab. Jeneponto (Prov. Sulawesi Selatan)
Kab. Bulukumba (Prov. Sulawesi Selatan)
Kab. Bantaeng (Prov. Sulawesi Selatan)
Kota Cimahi  (Prov. Jawa Barat)
Kab. Karawang  (Prov. Jawa Barat)
Kab. Cianjur  (Prov. Jawa Barat)

Daftar PD GPMB seluruh Indonesia
TAHUN 2011-2015
PROVINSI:

Kepualauan Riau
DKI Jakarta
D.I. Yogyakarta (pembaruan)

TAHUN 2011-2015
KABUPATEN/ KOTA:

Kota Bontang  (Prov. Kaltim)
Kota Palembang (Prov. Sumsel)
Kabupaten Banyuasin (Prov. Sumsel)
Kota Magelang  (Prov. Jateng)
Kota Pekalongan (Prov. Jateng)
Kota Banjarbaru  (Prov. Kalsel)
 Kota Tasik Malaya (Prov. Jabar)

Yg tdk ad SK/ tdk terdeteksi:

37. Kota Tanjung Pinang  (Prov. Kepri)
38. Kabupaten Bangka Barat  (Prov. Kep. Babel)

SUMBER PENDANAAN
Bantuan  stimulan Perpustakaan Nasional c.q Pusat  P3MB  (Pusat Pengembangan Perpustakaan dan Pengkajian (& Promosi) Minat Baca)
Kegiatan  Jasa  GPMB
Kegiatan Kerjasama Kemitraan Bidang Terkait (sponsorship, CSR, bantuan lain yang tidak mengikat)


PERMASALAHAN ORGANISASI
Belum semua daerah memiliki pengurus GPMB, sehingga agak sulit untuk menggerakkan kampanye nasional peningkatan minat baca dan pembudayaan gemar membaca secara serentak Rendah dan lambannya sosialisasi dan kurangnya respon daerah dalam pembentukan organisasi GPMB daerah (thd Surat Edaran Ka Perpusnas) Mobilitas pergantian pimpinan badan/kantor perpustakaan di daerah membuat kesulitan komunikasi dalam membangun dan membina kepengurusan organisasi  GPMB di daerah Alamat tetap dan kontak person sekretariat  PD  GPMB sebagian tidak tercatat atau dimiliki Sekretariat Pusat. Bila ada perubahan tidak diinformasikan ke Pusat.

PERMASALAHAN……. (lanjutan)
AD/ART yang ada masih lemah atau kurang mengakomodasi kebutuhan dan perkembangan, sehingga membuat kekurang-konsistenan dan kelancaran organisasi, misal belum ada ketentuan :
Mekanisme pergantian pengurus  antar waktu  (tak ada pedoman), Mekanisme penetapan dan pelantikan pengurus daerah , oleh siapa, bagaimana dan kapan  ? Jumlah dan asal personel dalam struktur keanggotaan pengurus (organisasi PD jumlahnya ada yg kecil, ada yang terlalu besar) Batasan anggota GPMB perorangan atau lembaga,  siapa ini ? ---- mestinya bukan seluruh penduduk Indonesia  (240 jt orang)  ----  perlu ada subyek & obyek.

PERMASALAHAN……. (lanjutan)
Contoh  Pasal AD yang ada kurang tegas atau tidak tajam :
Pasal  6:  GPMB …. Wadah kegiatan ….
Pasal  8:  Visi GPMB …  
Pasal  9 :  …….. pemasyarakatan minat baca  dan  pembudayaan …..
Pasal 13:  ……   Ketua Umum diberi kewenangan … (belum ada)
Pasal 14:  (Ketua) Pengurus Daerah …..
……   Ketua diberi kewenangan … (belum ada)
Pasal 15:   -----  idem -----   plus perlu editing
Pasal 16 :   -----  idem -----   plus perlu editing
Pasal 17:     -----  idem -----   plus perlu editing
Contoh  Pasal  6 ART : tentang anggota (perorangan dan lembaga – perlu dipertegas agar memudahkan rekrutasi)

(Lainnya silahkan dibuka, dibaca, dicerna dan disempurnakan dalam bentuk suplemen atau adendum)

USULAN/SARAN
Bangun Jejaring Komunikasi antara Kepala Badan/Kantor Perpustakaan Daerah dengan PP GPMB, dan/atau PD GPMB juga sebaliknya
Perlu mempertajam batasan dari anggota GPMB (apakah masyarakat luas atau hanya sebagian masyarakat yang peduli budaya membaca dan perpustakaan)
Perlu ada komitmen nasional dan kepedulian para pimpinan badan/kantor perpustakaan daerah dalam akselerasi pembentukan organisasi GPMB di daerah (baik rekrutasi, penataan struktur dan komposisi anggota pengurus).
Perlu ada kesepakatan dan dukungan serius pengurus untuk membuat suplemen/adendum AD/ART GPMB guna mengatasi permasalahan organisasi

USULAN/ ……  (lanjutan)
Dari berbagai kegiatan GPMB yang dilakukan, baik di pusat maupun di daerah, perlu dibuatkan “laporan (strategis)” kegiatan untuk disampaikan ke Kepala Perpustakaan Nasional RI paling lambat satu bulan setelah kegiatan.
Posisikan organisasi GPMB sebagai wadah dan saluran komunikasi masyarakat peduli dan lembaga terkait pembudayaan kegemaran membaca dan perpustakaan
Kita bangun rasa saling percaya dan saling bertanggung jawab serta semangat pencitraan atas keberadaan organisasi GPMB di wilayah NKRI

Demikian paparan Ketua Umum PP GPMB

 


dasarikan dan di publikasikan

oleh: Priyo Sularso (Biro Publikasi dan Dokumentasi)

sumber: teks sambutan Ketua Umum PP GPMB
















BERITA VIDEO


Pemutakhiran

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

Jl. Salemba Raya 28A Kotak Pos 3624
Jakarta 10002 - Indonesia

Jam Layanan

Senin - Jumat : 09.00 - 15.00 (WIB)

Kontak Kami

(021) 929 209 79
(021) 392 7919; (021) 319 084 79 (fax)
info@perpusnas.go.id

Pernyataan Privasi | Ketentuan Penggunaan©2015 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia